” Oarfish ” Detektor Dini Bencana Gempa dari Alam, Mitos atau Fakta

Beberapa hari belakangan Jepang digegerkan dengan penemuan seekor ikan Oarfish sepanjang tiga meter lebih terdampar di tepian pantai di teluk Toyama.

Kemunculan ikan laut dalam Oarfish membuat publik Jepang khawatir. Masyarakat Jepang mempercayai kemunculan jenis ikan yang satu ini sebagai pertanda akan datangnya gempa bumi bahkan tsunami.

Kekhawatiran masyarakat Jepang terhadap hadirnya ikan ini terkait dengan mitos yang mereka percayai tentang ikan tersebut.

Menurut mitos yang beredar di kalangan masyarakat Jepang, kehadiran Oarfish di permukaan laut bisa menjadi pertanda akan terjadi bencana alam.

Selama musim dingin sendiri, ikan yang hidup di laut dalam ini telah ditemukan sebanyak tujuh ekor di permukaan laut Jepang.

Oarfish

cerita seputar oarfish
commons.wikimedia.org

Oarfish merupakan salah satu jenis ikan laut raksasa yang hidup dada perairan yang dalam. Habitat ikan ini berada pada kedalam 200 – 1000 meter.

Ciri khas ikan raksasa ini terlihat pada ukuran panjang tubuhnya yang panjang. Oarfish yang baru-baru ini ditemukandikabarkan memiliki panjang 3,2 meter, akan tetapi panjang ikan ini dapat mencapai 11 meter.

Ciri khas lainnya juga terlihat pada warna sisiknya yang berwarna perak serta terlihat warna merah pada bagian punggung.

Mitos oarfis

kisah oarfish di jepang
en.m.wikipedia.org

Di Jepang sendiri,mitos mengenai ikan laut ini telah ada sejak dahulu. Masyarakat jepang mempercayai bahwa kemunculan ikan tersebut merupakan sebuah pertanda akan ada bencana alam yang segera datang.

Dalam hal ini bencana yang dimaksud adalah gempa bumi, sebagaimana yang sering terjadi pada wilayah Jepang.

Masyarakat jepang sendiri menjuluki ikan Oar ini dengan julukan “Ryugu no tsukai” yang berarti “pembawa pesan dari istana dewa laut”.

Analisis ilmiah Terkait Oarfish

analisis ilmiah oarfish
flickr.com

Terlepas dari mitos yang telah beredar sejak lama di masyrakat jepang, terdapat sebagian masyarakat yang berusaha mencari jawaban atas kemunculan jenis ikan yang satu ini secara ilmiah.

Namun sejauh ini, masih belum ada bukti ilmiah yang dapat memberikan penjelasan terkait alasan mengapa ikan tersebut meninggalkan habitatnya di laut dalam khususnya yang berhubungan dengan gempa bumi yang terjadi.

Disisilain, meskipun belum menemukan bukti ilmiah mengenai keterkaitan antara Oarfish dengan gempa yang akan terjadi, para ilmuan juga tidak sepenuhnya menyangkal akan hal tersebut.

Sebagian dari mereka ada yang berasumsi bahwa Oarfish mempunyai kepekaan yang kuat pada setiap pergeseran lempeng bumi yang terjadi. Hal tersebut ditinjau dari letak habitatnya yang berada pada kedalam hingga 1000 meter di bawah laut.

Analisis diatas dikuatkan dari fakta-fakta yang terjadi belakangan yang salah satunya adalah saat terjadi gempa dan sunami di jepang beberapa tahun yang lalu.

Menurut beberapa informasi yang beredar, beberapa hari sebelum gempa dan sunami menghantam jepang, banyak diantara nelayan menemukan Oarfish in naik kepermukaan dan tersangut di jaring-jaring mereka.

Beberapa hari setelahnya, terdengar kabar bahwa terjadi gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter yang diikuti dengan gelombang Tsunami yang tinggi.

Namun selain asumsi-asumsi diatas, masih banyak asumsi-asumsi lain yang masih belum dapat dibuktikan secara ilmiah.

Bagaimana dengan anda? ada asumsi?

Demikianlah cerita singkat mengenai Oarfish. Semoga bermanfaat. Thanks 😀

Leave a Comment