Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan dan Cara Menanggulanginya

pencemaran lingkungan

Pencemaran lingkungan – Kerusakan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, pencemaran lingkungan, serta ketidak stabikan ekosistem pelan-pelan mulai semakin membahayakan dari waktu ke waktu.

Polusi di udara akibat hasil pembakaran industri, polusi air akibat sampah, serta polusi tanah akibat zat-zat kimia merupakan gambaran kerusakan alam akibat pencemaran lingkungan yang sangat mengkhawatirkan yang mau tidak mau akan sangat berdampak pada kelangsungan hidup manusia.

Penyelesaian masalah seputar isu lingkungan sebenarnya telah banyak diisukan oleh pemerintah besera oraganisasi  yang menangan permasalahan lingkungan ini.

Namun, penyelesaian permasalahan lingkungan sepertinya akan sangat sulit dilakukan tanpa adanya dukungan dan kesadaran masyarakat tentang bahayanya isu lingkungan ini.

Oleh karena itu, untuk memaksimalkan penyelesaian permasalahan lingkungan ini maka masyarakat perlu diberi edukasi tentang isu lingkungan. Berikut penjelasannya.

Pengertian Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan adalah perubahan kondisi atau tatanan suatu lingkungan yang diakibatkan oleh masuknya mahluk hidup, zat-zat energi, atau komponen komponen lain yang dihasilkan dari aktifitas manusia atau akibat dari proses alam.

Lingkungan yang terkontaminasi ini akhirnya berakibat pada turunnya kualitas lingkungan sehingga tidak dapat difungsikan lagi secara maksimal sesuai peruntukannya.

Pencemaran lingkungan juga disebut Polusi. Sedangkan zat-zat atau komponen-komponen yang menyebabkan polusi disebut polutan.

Polutan sendiri didefenisikan sebagai suatu zat atau komponen-komponen yang keberadaannya dapat mengakibatkan kerugian terhadap lingkungan atau mahluk hidup sekitarnya.

Ciri-Ciri dan Sifat-Sifat Polutan 

Berdasarkan pada pengertian pencemaran lingkungan, dapat disimpulkan beberapa ciri-ciri dan sifat-sifat polutan sebagai berikut:

  • Jumlahnya sangat banyak yang melebihi jumlah normal sehingga menyebabkan hilangnya keseimbangan lingkungan.
  • Muncul pada kondisi yang salah sehingga keberadaannya tidak dibutuhkan bahkan keberadaannya cenderung merusak.
  • Berada pada tempat yang tidak tepat sehingga keberadaannya dapat mengganggu stabilitas kondisi sekitar.
  • Merusak secara perlahan-lahan atau bertahap.

Macam – Macam Pencemaran Lingkungan

macam-macam Pencemaran dibagi dalam beberapa jenis diantaranya :

Pencemaran Air

pencemaran air

PublishYourArticles.net

Pencemaran lingkungan yang terjadi pada air terjadi apabila adanya perubahan zat atau kandungan dari kondisi semula, baik pada air sungai maupun pada air laut.

Manusia adalah penyebab terbesar terjadinya polusi air ini.

Menurut penelitian, dampak pencemaran lingkungan pada air saat ini sudah hampir mencapai ambang buruk sebab telah terjadi di mana-mana sehingga dibutuhkan penanganan yang lebih serius.

Hal ini sangatlah penting mengingat air merupakan salah satu kebutuhan utama manusia di segala aspek kehidupan.

Pencemaran Udara

Udara yang tercemar adalah udara yang terkontaminasi oleh berbagai macam zat baik berupa zat secara fisik, kimia atau biologis yang melebihi batas sehingga memberikan dampak pencemaran lingkungan yang buruk terhadap mahluk hidup yang menghirup udara.

Penyebab dari tercemarnya udara ini bermacam-macam dimulai dari akibat tindakan manusia itu sendiri seperti pembuangan gas transportasi, pabrik industri,dll.

Selain itu penyebab polusi ini juga terjadi akibat fenomena alam seperti letusan gunung, kebakaran hutan, dll.

pencemaran udara

archcomm.arch.tamu.edu

Sumber polusi udara digolongkan menjadi dua yaitu,

Pertama, polusi udara secara alamiah yaitu polusi yang terjadi secara alami seperti debu, letusan gunung, gas methan, badai pasir, dll.

Kedua, polusi udara antropogenik yaitu polusi yang terjadi secara stasioner seperti hasil pembakaran industri, serta sisa pembakaran kendaraan bermotor.

Dampak pencemaran lingkungan melalui udara  akan sangat berpengaruh pada kesehatan yang umumnya berhubungan dengan pernafasan diantaranya, penyakit ISPA, asma, serta penyakit-penyakit pernafasan lainnya.

Pencemaran Tanah

Selain polusi air dan polusi udara, polusi lingkungan juga terjadi pada tanah.

Dimana polusi ini terjadi akibat adanya zat kimia yang berlebihan didalam tanah yang umumnya terjadi akibat aktifitas yang salah dari manusia itu sendiri yang secara perlahan mengubah kandungan alami tanah yang mengarah pada kerusakan secara permanen.

pencemaran tanah

commons.wikimedia.org

Dampak dari tercemarnya lingkungan yang dirasakan dari polusi tanah ini bergantung seberapa besar bahan kimia yang ada di tanah.

Bahan-bahan kimia yang umumnya menjadi penyebab polusi tanah adalah

  • Timbal yang dapat merusak kerja otak manusia,
  • Kromium yang tidak hanya berbahaya bagi manusia namun bagi mahluk hidup yang lain,
  • Siklodenia adalah zat yang mampu merusak organ hati,
  • Organofostfat yang berdampak pada saraf otot
  • Klorin yang akan mempengaruhi gangguan hati, ginjal, dan saraf pusat otak.

Dampak Pencemaran Lingkungan

Merujuk pada pengertian pencemaran lingkungan, disimpulkan bahwa terdapat berbagai macam dampak pencemaran lingkungan yang bisa dirasakan baik secara langsung atau pun tidak langsung dari pencemaran lingkungan yang meliputi air, udara serta tanah.

dampak pencemaran air

Dampak pencemaran lingkungan melalui air adalah banjir yang dapat mengakibatkan erosi tanah yang tentunya sangat berbahaya bagi kehidupan manusia.

dampak lainnya adalah kelangkaan air sebab air yang tercemar tidak dapat digunakan lagi yang menjadi penyebab penyakit bagi kehidupan.

selain itu polusi ini dapat merusak ekosistem yang hidup didalam air.

Dampak Pencemaran Udara

adanya berbagai macam kandungan zat yang berlebih didalam udara dapat masuk kedalam tubuh melalui oksigen yang dihirup setiap harinya.

Jenis penyakit yang paling sering dialami sebagai dampak pencemaran lingkungan melalui udara adalah penyakit infeksi saluran pernafasan akut(ISPA) serta berbagai macam penyakit pernafasan lainnya seperti bronchitis, asma, paru-paru basa, serta penyakit-penyakit lainnya yang termasuk dalam penyakit serius.

selain berdampak pada manusia, dampak polusi udara juga berdampak pada mahluk hidup lain termasuk hujan asam, efek rumah kaca, serta kerusakan lapisan ozon.

dampak pencemaran tanah

Dampak pencemaran lingkungan melalui tanah yang dapat secara langsung dirasakan oleh manusia adalah masalah kesehatan otak, masalah ginjal, kerusakan organ hati, kerusakan saraf otot, gangguan hati, ginjal, serta kerusakan saraf pusat otak.

Selain berdampak pada manusia secara langsung. Dampak pencemaran lingkungan melalui tanah juga bisa sangat berpengaruh pada ekosistem di tanah yang berdampak pada kehidupan tanaman pertanian.

Penyebab Pencemaran Lingkungan

penyebab pencemaran lingkungan

Pexels.com

Sebagai mana dijelaskan sebelumnya bahwa penyebab tercemarnya lingkungan umumnya disebabkan oleh ulah manusia atau terjadi karena alam.

berikut penjelasan rinci mengenai penyebab-penyebab terkontaminasinya lingkungan dari zat-zat yang berbahaya.

Penyebab Pencemaran Air

Penyebab tercemarnya air paling banyak disebabkan oleh limbah sisa penggunaan manusia. Diantranya:

Limbah Industri,

Didalam limbah industri mengandung berbagai macam zat-zat yang sangat berbahaya. Yang paling utama adalah logam berat seperti timbal, taksa, dan cadium.

Logam berat yang mengkontaminasi air akan menjangkiti ekosistem alam termasuk hewan laut yang kemudian apabila di konsumsi manusia, maka akan menimbulkan dampak yang berbahaya bagi tubuh.

Limbah Pertanian,

Pemberian zat berlebihan pada tanaman mungkin akan memberikan efek pada kesuburana ekosistem perairan, namun akan berdampak eutrofikasi yang berdampak pada tertutupnya permukaan air oleh gang-gang.

tertutupnya permukaan air oleh gang-gang akan menyebabkan terhalangnya sinar matahari kedalam perairan. Hal ini akan berakibat pada terhambatnya proses fotosintesis sehingga menyebabkan penurunan kadar O2 di perairan.

Limbah Rumah Tangga,

Rumah tangga juga merupakan salah satu penghasil limbah terbesar yang berkontribusi pada tercemarnya air serta ekosistem didalamnya.

Limbah rumah tangga yang dapat memberikan kontaminasi pada air diantaranya adalah sampah dan sisa detergen.

Dampak pencemaran lingkungan melalui limbah-limbah tersebut akan mencemari ekosistem perairan yang salah satunya adalah menurunkan kadar oksigen didalam air.

Penyebab Pencemaran Udara

penyebab pencemaran udara

hindustantimes.com

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan polusi udara diantaranya:

Pembakaran Industri

Sektor Industri merupakan donatur terbesar dari tercemarnya udara melalui pembakaran bahan bakar sebagai tenaga penggerak industri. Dimana hal itu tidak diimbangi dengan aturan-aturan pengendalian polusi udara yang baik.

Pembakaran Kendaraan

Setelah sektor industri, transportasi merupakan pemberi dampak pencemaran lingkungan terbesar kedua dari tercemarnya udara di dunia. hasil pembakaran yang keluar dari knalpot kendaraan merupakan senyawa yang sangat berbahaya bagi atmosfer.

Jenis senyawa-senyawa yang dihasilkan dari pembakaran industri serta dari bahan bakar kendaraan adalah senyawa berupa karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen oksida dan sejumlah partikel-partikel mikro yang merupakan campuran bahan bakar.

selain itu proses pembakaran juga menghasilkan debu-debu sisa pembakaran yang dapat berefek pada saluran pernafasan.

Limbah Rumah Tangga

Limbah yang dihasilkan rumah tangga turut mengambil andil dalam tercemarnya udara yang menghasilkan dampak pencemaran lingkungan  berupa bau yang sangat mengganggu.

Hal ini paling banyak terjadi pada masyarakat perkotaan. Sebab tidak mudah mengelola sampah yang berserakan di perkotaan, ditambah lahan tempat pembuangan akhir(TPA) yang semakin lama semakin sempit membuat permasalahan polusi udara di perkotaan menjadi hal yang sangat krusial.

Penyebab Pencemaran Tanah

Tanah yang kehilangan produktifitas umumnya disebabkan oleh bahan-bahan plastik serta kaca yang tidak mudah terurai didalam tanah.

Dampak pencemaran lingkungan tersebut berakibat pada semakin berkurangnya fungsi tanah.

Selain plastik dan kaca, zat-zat lain seperti yang banyak digunakan di dalam pertanian juga bisa menjadi penyebab tercemarnya tanah.

Dimana zat-zat tersebut secara perlahan-lahan mengubah sifat tanah sehingga berdampak terhadap berkurangnya produktifitas atau fungsi tanah tersebut.

Cara Mengatasi Pencemaran Lingkungan

cara mengatasi pencemaran lingkungan

1. melakukan daur ulang limbah-limbah

cara yang pertama yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak pencemaran lingkungan adalah dengan melakukan daur ulang limbah, Baik limbah industri atau limbah keluarga.

Limbah-limbah yang sulit terurai kembali di daur ulang menjadi barang yang berguna serta bernilai tinggi.

2. menghemat energi

Penghematan energi akan membantu kita mengurangi konsumsi daya yang dapat mengurangi polusi.

3. Menanam pohon di sekitar rumah

Menanam pohon di sekitar rumah akan membantu mengurangi tingkat polusi udara. Sebab pohon dapat menghasilkan oksigen yang kita butuhkan untuk bernafas.

4. Melakukan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor

kendaraan bermotor merupakan salah satu penyebab terbesar polusi udara. Membatasi penggunaan kendaraan bermotor berarti telah melakukan penekanan terhadap penyebab polusi udara.

Bagaimana Cara mencegah Pencemaran Lingkungan

  • Memisahkan daerah pemukiman penduduk dan daerah industri.
  • Melakukan pengontrolan terhadap pembuangan sisa limbah industri sehingga tidak mengganggu lingkungan dan ekosistem sekitar.
  • Mengurangi penggunaan jenis zat-zat yang dapat merusak tanah dalam pertanian.
  • Melakukan rehabilitasi lahan dengan cara membangun gerakan penghijauan khususnya pada daerah-daerah yang telah tercemar.
  • Memberikan penindakan secara tegas terhadap para pelaku perusak lingkungan yang tidak mematuhi aturan pengolahan limbah.
  • Membangun kesadaran masyarakat dengan memberikan pengetahuan-pengetahuan akan pentingnya menjaga lingkungan dari pencemaran sebelum terlambat.
  • Membiasakan diri menggunakan lahan secara ramah lingkungan.

Undang-Undang Pencemaran Lingkungan Hidup

undang undang pencemaran lingkungan

publicdomainpictures.net

DAFTAR UNDANG-UNDANG:
1. Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

2. Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah.

3. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

 

DAFTAR PERATURAN PEMERINTAH:

1. Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1999 Tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.

2. Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 Tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

3. Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemara

4. Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 Tentang Izin Lingkungan.

 

DAFTAR KEPUTUSAN PRESIDEN:

1. Keputusan Presiden No. 32 Tahun 1990 Tentang Pengelolaan Kawasan Lindung.

 

DAFTAR PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP:

1. Peraturan Menteri LH No. 08 Tahun 2006 Tentang Pedoman Penyusunan AMDAL.

  1. Permen LH No. 08 Tahun 2006.
  2. Lampiran I Permen LH No. 08 Tahun 2006.
  3. Lampiran II Permen LH No. 08 Tahun 2006.
  4. Lampiran III Permen LH No. 08 Tahun 2006.
  5. Lampiran IV Permen LH No. 08 Tahun 2006.
  6. Lampiran V Permen LH No. 08 Tahun 2006.

2. Peraturan Menteri LH No. 11 Tahun 2006 Tentang Jenis Rencara Usaha dan atau Kegiatan yang Wajib A

3. Peraturan Menteri LH No. 06 Tahun 2009 Tentang Laboratorium Lingkungan.

4. Peraturan Menteri LH No. 24 Tahun 2009 Tentang Panduan Penilaian Dokumen AMDAL.

5. Peraturan Menteri LH No. 13 Tahun 2010 Tentang UKL-UPL dan SPPL.

6. Peraturan Menteri LH No. 05 Tahun 2012 Tentang Jenis Rencana Usaha dan atau Kegiatan yang Wajib A

 

Begitulah gambaran lingkungan yang terkontaminasi atau tercemar.

Demikian penjelasan mengenai pengertian pencemaran lingkungan serta bagai mana menganggulanginya,

Semoga kita bisa mengambil manfaat dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari dalam rangka mencegah terjadinya pemcemaran lingkungan.

You Might Also Like

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>