Pengetahuan Dasar Sulam Strimin Untuk Anda yang Masih Pemula

sulam strimin

Sulam Strimin adalah nama lain dari sulam Kruistik. Namun, karena bentuk jahitannya yang saling bersilangan maka sulaman ini juga populer disebut tusuk silang.

Sulam Strimin ini banyak diaplikasikan pada gambar-gambar untuk hiasan pakaian, perabot-perabot rumah tangga, serta hiasan-hiasan dinding.

Sulaman jenis sulam Strimin ini bisa dikategorikan sebagai salah satu bentuk sulaman klasik sebab sulaman ini telah ada sejak dahulu.

Sejarah Sulam Strimin

Strimin atau dalam nama lain yaitu Kruistik berasal dari bahasa belanda. Pada jaman penjajahan belanda dahulu, sulaman ini merupakan sulaman yang paling populer dikalangan ibu-ibu dan remaja putri.

Sulam Strimin merupakan salah satu bentuk sulaman tertua dari sejarah dunia kerajinan sulam. Sulaman Strimin ini pun tersebar di hampir setiap negara di dunia khususnya di wilayah Eropa tengah dan Eropa timur.

Setiap daerah memiliki ciri khas tertentu dalam motif sulamannya. Ciri khas sulaman eropa umumnya memiliki pola yang geometris dengan tampila dua dimensi dimana umumnya bayangan benda tidak dibuat.

sejarah perkembangan sulam strimin

pixabay.com

Berdasarkan penemuan sejarah, hasil kreasi sulam stirimin tertua dibuat pada tahun 1653 yang saat ini berada di Amerika. Sulaman tersebut karya dari seorang seniman sulam yang bernama Loara standish yang merupakan seorang anak peremupuan dari kapten Myles Standish.

Bagaimana Memulai Sulam Strimin?

Sebelum anda mulai melakukan proses penyulaman, ada baiknya apabila anda melengkapi segala kebutuhan yang akan membatu anda dalam proses penyulaman nantinya. Berikut beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan:

Alat dan Bahan Sulam Strimin

1.Pensil

Penggunaan pensil dalam proses penyulan ini adah sebagai at bantu untuk membuat pola atau membaut gridding

2.Benang

Dahulu, benang wol merupakan satu-satunya jenis benang yang digunakan dalam sulaman strimin. Namun seiring berjalannya waktu penggunaan benang wol mulai tergantikan oleh benang sulam yang memiliki berbagai macam varian.alat dan bahan sulaman

Varian benang-benang sualm yang biasanya digunakan diantaranya adalah:

  • Benang Katun Lokal

Benang katun lokal merupakan jenis beang sulam yang banyak dipilih dalam sulan strimin.

Sebab benang katun lokal memiliki harga yang relatif murah dari benang sulam yang lain. Selain itu, benang ini telah tergulung langsung sehingga tidak perlu diurai lagi apabila hendak digunan. Akan tetapi jenis benang ini memiliki keterbatasan dalam hal varian warna.

  • Benang Sulam Roose

Benang sulam roose merupakan benang sulam yang tidak mudah terurai serta memiliki kualitas yang terbilang baik.

Benang sulam roose tidak mudah luntur ataupun pudar saat digunan. Akan tetapi tekstur dari benang jenis ini nampak sedikit kasar atau tidak halus.

  • Benang Sulaman Blue Moon

Benang Blue Moon merupakan jenis benang sulam yang memiliki cukup banyak varian warna. Benang ini memiliki karakteristik berupa tekstur yang licin serta permukaan yang lembut.

  • Benang DMC

Jenis benang ini merupakan benang favorit para pecinta sulam strimin, bahkan benang ini dijadikan benang standar dalam pembuatan sulaman strimin.

Benang DMC ini memiliki kualitas yang paling baik diantara benang lainnya serta memiliki pilihan warna yang paling lengkap.

Kualitas terbaik yang dimiliki benang ini menjadikan harganya pun cenderung lebih mahal dari yang lainnya.

  • Benang Sulam CMC

Benang CMC adalah benang sulam yang diproduksi oleh Cina yang memiliki kualitas yang cukup baik dengan tekstur permukaan yang licin meski masih tetap terasa kasar.

  • Benang Anchor

Benang Anchor merupakan benang sulam dengna kualitas beang sedikit dibawah benang yang berjenis DMC.

Benang-benang tersebut diatas memiliki kode-kode khusus untuk jenisnya serta untuk varian warnanya.

Saat suatu pola menuliskan kode tertentu, maka kode tersebut akan memberikan gambaran mengenai jenis benang serta warna yang akan digunakan.

Contoh kode yang digunakan dalam pola adalah DMC 301 yang berarti pola tersebut membutuhkan benang DMC berwana hitam.

Pada prakteknya, tidak semua menggunakan jenis benang mengikuti petunjuk pola karena beberapa alasan. Namun ketelitian dalam melakukan konversi atau penggantian benang tetap dibutuhkan untuk menjaga kualitas sulaman.

3.Pola Sulam Strimin

contoh pola sulam strimin

aliexpress.com

Pola adalah gambaran motif sulaman yang akan disulam pada kain dasar. Pola pada sulaman strimin umumnya terdiri dari gridding pada setiap sepuluh kotak.

Dari pola pola tersebut, akan didapatkan gambaran mengenai apa-apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pola tersebut yang dapat dilihat dari kode yang tertera di pola.

4.Gridding

Gridding adalah garis bantu yang nampak pada setiap 10×10 kotak. Gridding ini berfungsi untuk memudahkan para penyulam dalam membuat suatu motif.

Dalam pembuatannya, dianjurkan untuk menggunakan pensil atau penanda-penanda lainnya yang mudah terhapus. Penggunaan pensil ini bertujuan agar anda tidak perlu khawatir saat terjadi kesalahan dalam pembuatannya.

Bahan Utama Sulam Strimin

Kain

Dimasa awal-awal penyulaman dahulu, kain yang digunakan adalah kain yang berjenis jaring-jaring. Namun seiring perkembangannya, penggunaan jenis kain jaring-jaring memiliki kelemahan yaitu mudah putus, baik saat dalam pengerjaannya maupun pada saat telah selesai di buat.

Oleh karena permasalahan tersebut, banyak diantara penyulam mencari alternatif lain menggunakan kain yang lebih awet dan tahan lama.

Saat ini, terdapat dua jenis kain yang paling banyak digunakan dalam sulaman kristik yaitu kain lokal dan kain impor. kedua kain tersebut memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain.

  • Kain Lokal

Kain lokal memiliki tekstur yang lemas. Tekstur kain yang lemas ini umumnya akan sangat menyulitkan bagi pemula yang belum terbiasa dengan tekstur seperti itu.

Kesulitan akan terasa saat memberikan tarikan pada setiap silangan, hal tersebut akan berdampak pada hasil sulaman yang tidak rapi.

Namun, bagi mereka yang telah terbiasa dengan kain yang lemas, kain lokal ini akan memberikan kesenangan tersendiri dalam penyulamannya.

Penyulaman pada kain lokal akan menjadi lebih cepat sebab tidak perlu mengeluarkan jarum ke atas maupun ke bawah secara bergantian. Cukup dengan mencungkil kesamping sehingga pengerjaannya menjadi sangat cepat.

  • Kain Import

Berbeda dengan kain lokal, kain import umumnya memiliki tekstur yang kaku,sangat cocok untuk seorang pemula. Teksturnya yang kaku akan memudahkan tarikan saat penyulaman sehingga tidak perlu khawatir apabila tarikan benangnya terlalu kuat. Hasilnya, sulaman yang lebih cantik dan rapi.

Kain import sendiri memiliki berbagai macam varian, salahsatu yang paling banyak digunakan adalah kain import jenis Aida.

Langkah-langkah Dasar membuat sulaman strimin

Cari pola berdasarkan keinginan masing-masing. Apabila anda masih seorang pemula maka alangkah baiknya jika anda memulai dengan mengikuti motif yang sudah ada.

Siapkan kain yang akan disulam. Jepit kain yang telah anda siapkan pada pemindang sehingga kain tidak bergeser atau berkerut saat proses penyulaman.

Menghitung kotak. Hitung jumlah kota yang ada pada setiap objek pada motif yang akan anda buat. Hitungan dimulai dari bagian tepi kiri atau kanan pola hingga ke tepi yang lainnya.

teknik dasar tusuk silang

wistara.wordpress.com

Menjahit. Mulailah membubat silangan demi silangan dengan rapi mengikuti pola yang telah ada.

Tusukkan jarum pertama anda dari arah bawah kain, dapat dimulai dari sebelah kiri atau kanan.
setelah jarum keluar dari arah bawah kain, tusukkan kearah bawah pada posisi yang berlawanan dengan tusukan pertama anda tadi sehingga terbentuk garis miring atau setengah silang.

Tusukkan kembali jarum keatas dengan posisi tusukan sejajar dengan tusukan pertama pada kotak kedua dan lanjutkan tusukan kebawah seperti pada tusukan kedua.

Lanjutkan tusukan hingga batas akhir berdasarkan pola yang ada.

praktik tusuk silang

esshintaku.wordpress.com

Apabila batas pola telah tercapai, lakukan sulaman yang berlawanan kembali ke posisi sebelumnya sehingga secara bertahap bentuk sulaman tusuk silang akan terbentuk hingga ke posisi awal tadi.

Itulah langkah-langkah dasar membuat sulaman stirimin. Sedikit tambahan, untuk memberikan hasil yang lebih maksimal dan lebih rapi, arah tusukan dalam sulaman strimin harus sama.

Tahap Finishing Sulaman Strimin

Setelah melakukan sulaman berdosarkan pola yang ada, sebaiknya hasil sulaman segera dicuci dengan menggunakan air dingin.

Selanjutnya keringkan menggunakan handuk dengan cara di tekan-tekan hingga air yang ada pada sulama meresap kedalam handuk.

tahap akhir stirimin

wikihow.com

Saat air pada kain sulaman telah habis atau tidak lagi menetes, selanjutnya keringkan dengan melapiskan kain dengan handuk kemudian di setrika hingga benar-benar kering.

* * *

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengetahuan dasar sulam strimin untuk anda yang masih pemula. Selanjutnya, silahkan anda terus berlatih dan berkreasi. Terima kasih.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>