Penjelasan Singkat Seputar Sertifikat Keterampilan (SKT) [Syarat, Prosedur, Masa Berlaku, Dll]

SKT – Setiap perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi yang tergolong dalam kualifikasi kecil, wajib memiliki tenaga terampil yang bersertifikat.

Salah satu sertifikat yang dapat dijadikan bukti resmi atas keterampilan yang dimiliki oleh seorang tenaga terampil adalah SKT (Sertifikat Keterampilan) yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi.

SKT

skt adalah
SKT via pixabay.com

SKT adalah singkatan dari Sertifikat keterampilan yang merupakan bukti resmi terkait keterampilan seorang tenaga terampil yang dikeluarkan oleh LPJK dan diberikan kepada setiap tenaga terampil pada bidang konstruksi yang telah memenuhi persyaratan kompetensi yang ditetapkan oleh LPJK terkait keterampilan tertentu.

SKT merupakan salah satu syarat yang harus terpenuhi dalam mengajukan permohonan sertifikasi badan usaha khususnya dalam bidang konstruksi.

Oleh karena itu, setiap perusahaan yang termasuk golongan kecil (K1, K2, K3) yang ingin mendapatkan sertifikat badan usaha harus memiliki tenaga kerja terampil yang telah memiliki sertifikat keahlian untuk dijadikan sebagai PJT atau Penanggung Jawab Teknik.

Penerbitan SKT sendiri dilakukan oleh badan-badan sertifikasi baik asosiasi maupun instasi bidang konstruksi yang telah mendapatkan pengakuan atau akreditasi dari LPJK.

Syarat Permohonan SKT

Pengajuan permohonan penerbitan sertifikat keahlian diajukan secara tertulis kepada Asosiasi profesi atau institusi yang kemudian diteruskan ke LPJK dengan menyertakan berkas-berkas persyaratan.

Berikut beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebagai syarat pengajuan permohonan SKT:

  • Salinan Ijazah terakhir yang sesuai dengan latar belakang pendidikan berdasarkan kompetensi yang dimohonkan yang telah dilegalisir oleh lembaga penerbit ijazah.
  • Datar riwayat pengalaman kerja yang mencakup Pengalaman kerja pemohon yang telah pernah dilaksanakan selama ini berdasarkan bidang kompetensi yang dimohonkan.
  • Salinan kartu identitas pemohon
  • Photo berwana ukuran 3×4
  • Surat pernyataan terkait kebenaran data dan informasi yang dilampirkan dalam dokumen permohonan.

Syarat Tambaha Untuk Permohonan Perpanjangan SKT

  • Melampirkan daftar pengalaman kerja berdasarkan klasifikasi atau subklasifikasi kompetensi tiga tahun terakhir.
  • Melampirkan SKT Asli yang akan diperpanjang.

Prosedur Permohonan Sertifikat Keterampilan

sertifikat keahlian di bidang konstruksi
sertifikat keahlian via publicdomainpictures.net

Berikut alur prosedur lengkap permohonan SKT untuk pemohon baru

  1. Pemohon memasukkan surat permohonan yang dilengkapi dengan persayaratan kepada asosiasi profesi atau institusi diklat sebagai penerima permohonan.
  2. Penerima permohonan melakukan validasi dan verifikasi awal terhadap berkas pemohon.
  3. Apabila terdapat kesaalahan atau ketidaklengkapan data maka dokumen permohonan akan dikembalikan kepada pihak pemohon.
  4. Dokumen yang telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan memenuhi persyaratan akan segera di diteruskan ke SIK-I LPJK Nasional disertai dengan bukti pembayaran biaya pengembangan jasa konstruksi.
  5. LPJK melakukan pemerikasaan dokumen pemohon serta pengecekan pada database tenaga kerja LPJK Nasional.
  6. Dokumen yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan akan dikembalikan melalui asosiasi profesi atau instansi diklat untuk diteruskan kepada pemohon.
  7. Berkas yang dinyatakan telah memenuhi persyaratan akan diteruskan ke USTK untuk selanjutnya dilakukan verifikasi serta validasi untuk selanjutnya dilakuan penetapan klasifikasi dan kualifikasi tenaga kerja.
  8. USTK melakukan penilaian terhadap klasifikasi dan kualifikasi pemohon yang didasrkan pada pedoman pelaksanaan LPJK.
  9. Hasil penilaian USTK diberikan kepada LPJK untuk dipertimbangkan baik ditolak atau ditermah.
  10. Berkas permohonan yang ditolak dalam rapat pertimbangan LPJK akan dikembalikan kepada pemohon melalui asosiasi profesi atau institusi diklat pemohon.
  11. Hasil pertimbangan LPJK dalam rangka penetapan Klasifikasi dan Kualifikasi selanjutnya dimasukkan kedalam buku registrasi yang kemudian diberikan NRKT oleh LPJK Nasional.
  12. SKT yang telah memenuhi persyaratan selanjutnya ditandatangani oleh pejabat yang berwenang yakni Menejer Eksekutif badan Pelaksana LPJK Provinsi.
  13. SKT yang telah ditandatangai selanjutnya disampaikan kepada pihak asosiasi profesi atau institut diklat pemohon untuk disampaikan kepada pemohon SKT.

Prosedur Permohonan Perpanjangan SKT

keahlian khusus di bidang konstruksi
keahlian konstruksi via pixnio.com

Permohonan perpanjangan masa berlaku SKT diajukan kepada LPJK tingkat provinsi. Akan tetapi pengajuan dilakukan pada LPJK Provinsi yang berbeda dari terdahulu. Berikut alur prosedurnya.

  1. Permohon mengajukan permohonan perpanjangan kepadadal LPJK Provinsi yang baru.
  2. LPJK baru yang menerima permohonan perpanjangan meminta dokumen pemohon kepada LPJK provinsi terdahulu.
  3. LPJK terdahulu memberikan dokumen terdahulu pemohon kepada LPJK yang baru diikuti dengan surat pengantar tembusan ke LPJK Nasional.
  4. LPJK Provinsi yang baru melakukan registrasi baru dengan melakuan perubahan kode provinsi.
  5. Selanjtunya adalah Proses pemberian nomor registrasi yang baru pada blanko sertifikat.

Masa Berlaku Sertifikat Keterampilan (SKT)

Masa berlaku sertifikat keterampilan adalah tiga tahun sejak tanggal penerbitannya. Setelah masa berlaku berakhir, pemegang SKT wajib melakuan perpanjangan SKT untuk masa aktif selanjutnya.

SKT yang tidak diperpanjang akan dikenakan sanksi berupa pembekuan sementara serta tidak tayang pada website resmi LPJK hingga kembali dilakukan perpanjangan.

SKT yang telah dibekuan tidak dapat digunakan sebagai syarat untuk ditetapkan menjadi PJT atau PJK.

Pencabutan sanksi pembekuan akan dilakuan setelah SKT diregistrasi kembali/diperpanjang selambat-lambatnya tiga bulan sertalh tanggal berakhirnya SKT.


Demikianlah ulasan singkat seputar sertifikat keterampilan (SKT) semoga bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Comment